Kerajaan Banjar Virtual

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia

Rumah Tradisional Banjar – Pondasi -

Posted by Anak Sultan pada April 19, 2007

Bentuk dari berbagai macam rumah tradisional tiap daerah biasanya dipengaruhi oleh lingkungan alam sekitarnya. Pengaruh ini bisa berupa sumber daya alam yang tersedia, bentuk daratan atau cuaca yang terjadi di daerah tersebut. Di Kalimantan Selatan yang merupakan daerah tropis dengan hutan yang banyak, tersedianya berbagai macam jenis kayu mempengaruhi bahan bangunan tradisional yang ada. Kemudian jenis tanah di Kalimantan Selatan yang cenderung berawa memberikan pengaruh kepada bentuk pondasi.

Pada daerah Kerajaan Banjar masa lalu, sungai adalah sarana yang sangat penting bagi jalur komunikasi dan transportasi. Hal ini menyebabkan begitu banyaknya bangunan-bangunan yang dibuat di sepanjang aliran sungai pada waktu itu. Mengingat daerah pinggiran sungai mempunyai jenis tanah yang rendah dan berair maka bangunan tersebut harus mempunyai bentuk pondasi yang mantap untuk menyokong bangunan di atasnya.

Untuk pondasi biasanya dipakai kayu galam yang banyak terdapat di sepanjang rawa Kalimantan. Kayu galam ini mempunyai sifat yang khusus sehingga sangat pas untuk dijadikan bagian pondasi bangunan rumah di sepanjang pinggir sungai. Sifat kayu galam adalah semakin terendam maka kekuatannya menjadi awet. Kayu galam yang terendam di lumpur terus menerus mempunyai kekuatan sampai puluhan tahun.

Teknik pemasangan pondasi ini ada dua cara, yaitu:

  1. Pondasi Batang Besar, apabila pondasi yang dipilih adalah pondasi batang besar maka digunakan teknik kalang pandal. Kayu yang digunakan biasanya berdiameter 40 cm lebih. Caranya, kayu besar ditoreh bagian atasnya sampai rata kemudian bagian yang ditoreh itu dilobangi untuk tempat menancapkan tiang dan tongkat. Setelah itu bagian ini akan direndamkan ke dalam tanah dengan kedalaman 50 – 100 cm tergantung kondisi tanah. Batang disusun berjejer sesuai dengan deretan tongkat dan tiang rumah yang akan dibangun. Untuk menahan tiang atau tongkat agar tidak terus menurun maka dipakai sunduk.

    batangbesar.jpg

  2. Pondasi Dengan Batang Kecil, kayu galam yang digunakan dalam pondasi ini biasanya berdiameter minimal 15 cm untuk tampuk ujung dan sekitar 20 cm untuk tampuk tengahnya. Cara pemasangannya agak berbeda dengan cara batang besar yang hanya satu lapis. Untuk pondasi batang kecil ada dua lapis, bagian bawah disebut Kacapuri dan lapisan atas disebut kalang sunduk, yaitu untuk penahan sunduk tiang atau sunduk tongkat. Ujung tiang atau tongkat tertancap hingga kedalaman dua meter dari permukaan tanah.

    kacapuri.jpg

Demikian garis besar pembuatan pondasi pada rumah tradisional Banjar, pondasi sederhana sesuai dengan perkembangan zaman pada masa itu. Kalau ada teman-teman insinyur sipil/arsitek yang lebih mengetahui semoga bisa menambahkan beberapa materi untuk tulisan ini.

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia !

About these ads

13 Tanggapan to “Rumah Tradisional Banjar – Pondasi -”

  1. zul-kulaan said

    assalamualaikum, saya harap sesiapa yang ada gambar-gambar rumah tradisional banjar kerana saya tidak pernah melihatnya dimana-mana jika adapun amat sedikit sekali kerana saya tinggal di malaysia dan boleh dikatakan sebagai banjar murtad kerana tidak pandai berbahasa banjar walaupun ayahku urang banjar tulin.di malaysia, suku banjar disini tidak lagi membina rumah berdasarkan tradisi banjar tetapi mengikut ciri senibina melayu lain.diharap tulisan saya ini di balas.

  2. Anwar Zarkasi said

    Assalamualaikum.
    Imbah malihat blog nang ini asa bangga jua jadi urang banjar. Tapi jaka kawa tu dangsanakai banyaki buatakan gambarnya, nang kaya apa rumah banjar nangitu, supaya urang saduniaan bisa malihat. karena imbah ulun bajalanan ka banua urang, sakalinya rumah banjar tu banyak jua di Malaysia, tapi banyak urang Malaysia nang kada tahu itu rumah adat kita. Kaitu jua sasirangan, sakalinya ada jua di Amerika, mungkin haja buhannya tu maniru ampun kita jua.

  3. A.Osyadi b. Ahmad Jawawi said

    Asalamualaikum, Saya adalah berbangsa Banjar yang tinggal di Malaysia. Kepingin bangat mahu ke Banjar Masin bagi melihat suasana kehidupan dan berjumpa dengan kulaan yang hilang disana. Sesiapa orang banjar di Banjar Masin yang boleh dihubungi melalui Internet bolehlah kita bertukar cerita, agar suatu hari nanti saya bisa kesana nanti. Hubungi saya Idayso@yahoo.com.my

  4. inul cindul said

    barelaan

  5. jim said

    koq ga da gambar bentuk rumahnya yach… lagi butuh gambar rumah adat banjar buat project atlas digital. Kira-kira anda bisa ngasih gak yach…

    please.. klo bisa secepatnya yach. Thank u

  6. Ass. Wr. Wb.
    Kada sangaja tadapat situs ini, sebenarnya ulun lagi mencari MP3 lagu banjar yang judulnya kakambang habang dan giwang berlian.

    Manganai ulun seorang, asal dari Dari Banjarmasin, Tahun 1969 selagi baumur 5 tahun dibawa marantau kuliling banua urang, sejak tahun 1983 menetap di Bontang , bagawi di PT. Pupuk Kaltim.

    Masih banyak kulawarga ulun di simpang ampat Balitung, di quin, sungai Messah dan di Daerah Gambut.

    Uuuii bubuhan samuanya salamlah barataan.

    Wassalam,

    H. Rivai

  7. Achmad S said

    assalamu’alaikum

    ada baisian lagu mp3 banjar lah ? amun ada tlong kabari ulun di Abi.syah@yahoo.co.id

  8. Muhammad HusnunNashar said

    Sekarang Budaya Banjar semakin tengelam dari budaya modern.
    Sekarang Bangunan arsitektur banjar sudah jarang ditemukan……kita sekarng lebih suka melihat bangunan itu dari segi modernnya…….

    BY…..Architecture Of Unlam 07 Banjarmasin….
    trmkasih….

  9. twinfive said

    ulun ada baisian photo+data dari 11 tipe rumah banjar tradisional…gasan dangsanak wan dingsanak nang kapingin kontaki ulun di hap_biker@yahoo.co.id…tarima kasih

  10. ahmadsalehudin said

    Saya salah seoarang redaktur budaya di http://www.MelayuOnline.com. sekarang sedang menulis tentang rumah bubungan tinggi. jika ada diantara sahabat-sahabat yang mempunyai informasi tentang rumah bubungan tinggi, misalnya tentang: waktu pendirian, tempat untuk mendirikan, tata cara pengumpulan bahan, tatacara pembangunan, dan bagian-bagian rumah bubungan tinggi sudilah berbagi data.
    informasi dapat dikirim ke:ahmad_salehudin@yahoo.co.id atau ahmad@melayuonline.com
    atas informasinya saya sampaikan terima kasih.

    salam
    Ahmad Salehudin, MA.

    NB: jika ada sahabat-sahabat yang tertarik untuk ikut serta mengekalkan budaya melayu, silahkan bergabung bersama kami. terimakasih.

  11. assalamu,alaikum, dangsanak seberataan…. mari kita lestarikan budaya Melayu Banjar budaya nang di wariskan oleh nini datu kita, jgn sampai budaya Banjar ini hilang di bumi di telan masa….!

  12. Budaya atawa Bahasa Banjar jangan sampai hilang di dunia ini, katuhan kita wan datu nini.
    Kami ada ma-ulah situa barita atawa habar dalaman bahasa Banjar. Amun handak malihat atawa mambaca ba-ilang ka http://www.jurnalisia.tk

    Salam matan tenggara kalimantan.

  13. kusuma said

    kalau upacara adat untuk pembuatan rumah lanting ada apa tidak saya butuh buanget ni…….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: