Kerajaan Banjar Virtual

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia

Teater Japin Carita

Posted by Anak Sultan pada April 27, 2007

Japin Carita merupakan teater rakyat tradisional yang tumbuh dan berkembang di Kalimantan Selatan berasal dari pengembangan tari dan musik japin. Biasanya Japin Carita ini dibawakan untuk meramaikan malam pengantin dan hari besar Islam. Jenis Teater ini boleh dibilang hampir punah karena sudah sangat jarang dimainkan. Grup kesenian yang masih bisa memainkannya antara lain, Grup Teater Banjarmasin dan La Bastari Kandangan

Pada tahun 1900, di Banjarmasin telah mengenal Japin Arab, yang ditarikan oleh suku Arab di perkampungan Arab. Japin Arab berpengaruh besar masyarakat sekitar, yakni Kampung Melayu, Kuin, Alalak, Sungai Miai, Antasan Kecil, Kalayan, Banyiur. Sampai dengan tahun 1960 di Banjarmasin lebih dari sepuluh orkes Japin lengkap dengan tari-tarian Japin yang langkah-langkahnya agak mirip dengan Japin Arab. Tahun 1961 di kampung Sungai Miai dipergelarkan Japin yang berisi tari Japin dilanjutkan dengan sebuah cerita. Pada tahun 1975 dari dari Tapin menyebutkan bahwa ditemukan Japin bercerita di Kampung Binuang Dalam. Informasi sebelumnya didapatkan pada tahun 1958 terdapat pergelaran Japin Bakisah di Margasari.

Dengan demikian, Japin Carita muncul pada tahun 1958 dan tidak diketahui siapa pencetusnya. Yang jelas, bahwa Japin Carita adalah perkembangan dari Tari dan musik Japin pesisiran. Diperkirakan lahir di Banjarmasin karena pengaruh tonil/sandiwara dan komedi bangsawan kemudian berpengaruh pada masyarakat Badamuluk di Margasari.

japin-carita.jpg

Fungsi Japin Carita pada awalnya semata-mata hanyalah hiburan rakyat sama seperti kesenian khas Banjar lainnya. Pada perkembangannya berfungsi pula untuk perayaan kampung dan perayaan hari besar Islam. Pada masyarakat nelayan Banjar biasanya diadakan pada waktu tidak melaut.

Perkembangan berikutnya, peranannya bertambah dengan masuknya unsur dakwah Islamiyah yang larut di dalamnya. Unsur tari sebagai permulaan dan di tengah pertunjukkan sebagai selingan. Tari Japin yang digelar menunjukkan gaya dan pengaruh Japin Arab. Dakwah sebagai unsurnya lebih menonjol dengan adanya adegan-adegan ceramah agama yang dramatis sehingga fungsinya sebagai sarana dakwah menjadikan Japin Carita semakin diminati masyarakat dan mempunyai wilayah publik yang baik.

Tempat Penyajian

Di lapangan atau di halaman sebuah rumah dibuat tempat bergelar seluas perkarangan, atau dengan ukuran yang cukup untuk tempat musik Japin dan untuk permainan. Biasanya tempat ini diberi hiasan janur yang dibentuk melingkar seperti pintu besar. Latar belakangnya terdiri dari kain yang disebut ‘dinding tambal’ dibuat dari kain perca yang warnanya kuning, hitam, dan merah. Kadang-kadang dibuat juga ‘lalangitan’ yakni bentuk atap pisang sesikat, gunanya agar cahaya lampu tetap terjaga, bahan yang digunakan biasanya ‘kajang’ terbuat dari daun nipah.

Untuk alat pentas digunakan kursi biasa atau kotak kayu yang ditutupi kain. Biasanya setting yang demikian hanya satu buah untuk diduduki oleh peran yang terhormat. Posisi pemusik Japin berada di samping kanan panggung (setengah arena). Posisi penonton adalah berkeliling setengah lingkaran diberi garis batas.

Tari-Tarian

Gerak tari Japin pesisiran atau Japin Rantauan menjadi ciri khas Japin Carita. Gerak tari difungsikan oleh para pemain ketika memasuki arena permainan. Dan tari difungsikan secara utuh sebagai pembukaan, kalau ada penambahan tari dalam adegan dimasukkan tari Japin Rantauan, Japin Tiga Saudara, Japin Pengulu dan sebagainya.

Musik

Musik yang dipakai dalam teater Japin adalah musik Japin Pesisiran. Alat-alat yang ada dalam musik Japin tersebut adalah:

  • Gambus Bidawang
  • Biola
  • Harmonika Angin
  • Babun
  • Keprak
  • Tamborin
  • Agung (Gong) besar dan kecil

Nyanyian

Nyanyian Japin selalu dinyanyikan untuk memanggil penonton sebelum teater dimulai. Nyanyian tersebut memiliki pantun berbahasa Banjar ada juga yang berbahasa Melayu. Nyanyian yang sering dipergunakan adalah :

  • Japin Kuala
  • Japin Sisit
  • Japin Tuan Haji
  • Japin Rantauan
  • Japin Tirik Kuala
  • Japin Tirik Pindahan
  • Japin Kilir-Kiliran

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia !

About these ads

11 Tanggapan to “Teater Japin Carita”

  1. abah anum said

    Saya sangat bangga anak sultan telah mampu menjadi pusaka budaya banjar, saya jg abah urang banjar alalak sekarang tinggal di P. BUN dan masih ada hub. dgn kerajaan banjar yaitu Kesultanan Koetaringin berkedudukan di Panakalan Bun. Tak kan lenyap budaya kita ditelan jaman.

  2. Abah anum said

    Mohon alamat anak sultan no hp atau tlp yang kawa dihbgi.

  3. ahim bjm said

    Saya sangat senang sekali budaya yg berakar dari budaya melayu yg ada di tempat kelahiran saya (Margasari)di angkat dalam rubrik ini. Saya ingat dulu di th 80an (saya masih SD) saya sering menonton acara Teater ini. Teater ini diselenggarakan biasanya sehabis panen raya atau juga hajatan pengantinan. Ada tokoh yg sangat piawai dalam teater ini, seingat saya mereka adalah Mastayani (alm.) Busera, dll. di Margasari sering menyebut acara ini Badamuluk atau juga Mamanda. Biasanya diadakan pada malam hari di tengah lapangan, diterangi oleh lampu Petromak (satarungking). Peralatan seadanya, kelengkapan seperti meja dan kursi (diperuntukan utk Raja).

    Salut dan gali terus budaya banjar

  4. Ulun/kami menurut kisah abah adalah keturunan Raja Banjar. Namun saat ini kami terputus silsilah keatasnya. Abah ulun bernama Gt. Asmail bin Gt. Matali-Gt. Kabul-Gt. Ishak(Ikak)-Gt. Ali. silsilah keatasnya kada tahu lagi, mohon bantuan sampian. Di Martapura kami tinggal di Jl. Sakumpul (sei-Kacang)RT.8, RW.7. namun saat ini ulun tinggal di Palangka Raya di Komplek BPTP Kalteng Jl. G.Obos km.5 no. 119 Palangka Raya
    (kontak 0813 49139128)

  5. indra said

    Saya indra dari banjarbaru,tapi saya sekarang ada di mauara teweh, dan saya jg adalah salah satu penari tradisional derah dari kab barito utara.

    Saya sangat bangga dengan kebudayaan banjar yang ada sekarang ini dan khususnya terhadap perkembangan dan pelestarian seni tari yang ada seperti japin ini. Hanya saja saya berharap agar seni tari ini lebih di perkenalkan kapada generasi muda agar mereka tahu dan cinta terhadap seni dan budaya daerah yang mereka miliki, salah satunya dengan cara memasukan seni tari pada atau sebagai kegiatan extra kulikuler di sekolah2, membuka sanggar2 tari, dan mengadakan workshop kepada setiap sanggar yang ada di derah setempat. serta lebih seringnya menampil seni tari ini pada setiap event besar di daerah ini, ssebagai tanda seni taritradisional pun layak dan tidak kalah menariknya dengan seni modern.

    saya juga ingin menanyakan nama gerakan dasar yang dipakai dalam membawakan tari japin baik itu japin rantauan dll. mohon di berikan jawabanya.

    Sebelumnya saya ucapkan terimakasih.

    Indra Jaya
    (Sanggar Tari Malawen Barito Utara)

  6. Ulun pernah jd pamatingan japin di martapura th 2000 tp wyh ini ada di makassar

  7. Azien said

    kalo bisa ntar posting sejarah-sejarah tarian kita, Kal-Sel ini supaya kita kada cuma bisa menari z, tapi kita tahu asal usul sejarahnya, khususnya Tari Tirik Kuala…. Makasih banyak.!

  8. Seni Budaya Banjar Wajib Di Lastarikan..di manapun urang banjar madam..!

  9. amelyedwin said

    wes keren. (y)
    saya suka saya suka

  10. isbar ehemm said

    bahasa kalimantanya aku masih sayang kamu apa ya…

  11. parihna said

    wahh…
    bloger ini sangat membantu anak-anak yang sedang mencari tugas…
    dan juga isi kandungannya dapat memperkaya kita akan ilmu tentang daerah sendiri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 44 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: