Kerajaan Banjar Virtual

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia

Upung Mamadahi Mayang

Posted by Anak Sultan pada April 1, 2007

Upung Mamadahi Mayang

Upung  = seludang (kulit selaput mayang pinang kelapa)
mamadahi = menasihati
Mayang = mayang

“Seludang menasihati Mayang”

Makna dari ungkapan bahasa Banjar ini adalah nasihat yang diberikan kepada seseorang seharusnya juga berguna/diamalkan bagi diri sendiri. Ungkapan ini memiliki cerita rakyat dibaliknya, yaitu:

Pada suatu waktu, upung menasihati/memberitahu mayang,
“wahai mayang  cepatlah kau berpegang dengan erat ke pokok pohon, karena sebentar lagi akan ada angin kencang menerpa kita” demikian nasihat upung
“baiklah, segera ku berpegang” jawab mayang
Kemudian angin datang berhembus sangat kencang dan upung tiba-tiba terjatuh dari pokok pohon sehingga hancur karena ia sendiri tidak berpegangan.

Ungkapan ini ditujukan kepada orang yang hanya pandai memberikan nasihat tetapi dia sendiri belum melakukannya.  Jadi apa yang diucapkannya itu hanya sekadar ingin dianggap sebagai orang yang berpengetahuan dan dapat memberi petunjuk kepada orang lain. Orang semacam ini pandai berbicara halus, pandai menulis mengajak kesopanan, sehingga orang lain tidak mengetahui bahwa ia sering membuat kesalahan. Kesalahan yang dibuat oleh orang ini sama seperti apa yang ia pernah nasihatkan kepada orang lain.

Orang Banjar dulu sering menggunakan nasihat ini untuk instrospeksi diri, terutama kepada generasi muda agar melakukan dulu suatu perkara sebelum berani menasihatkan kepada orang lain.

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia ! 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: