Kerajaan Banjar Virtual

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia

Geta Kencana

Posted by Anak Sultan pada April 2, 2007

Pada posting sebelumnya telah diceritakan detail balai patataian pengantin Banjar, sekarang saya akan memberikan detail mengenai tempat bersanding berikutnya yaitu, Geta Kencana atau Geta Peraduan.

Bentuk

  • sebagai tempat tidur yang bertiang atau berbentuk ranjang yang dibuat dari kayu berukir
  • berbentuk dipan rendah
  • berbentuk tilam batumpang tinggi dengan posisi bubungan kelambu yang digantung

Penempatan Geta

  • menurut fungsinya sebagai tempat peraduan maka penempatannya sudah tentu di ruang dalam yang merupakan kamar tidur pengantin
  • kalau difungsikan sekaligus sebagai tempat batatai mempelai, maka posisinya di ruang tamu atau ruang tengah

Perlengkapan Geta

  • dinding air guci atau dinding tatanggaan atau bahkan dinding tambal saribu digunakan sebagai penutup bagian belakang tempat tidur
  • Kelambu bagantung balalawangan, kasur/tilam, bantal yang kesemuanya diberi sarung disulam dengan motif Banjar
  • Bantal tatumpangan dengan selempangnya
  • gagunungan atau pucuk
  • tabir adalah hiasan atas bagian depan kelambu
  • tepi di sekeliling tilam batumpang tinggi
  • kakait kalambu (penyangkut kelambu), dikenal dengan hiasan buah katu atau ada pula kekait burung
  • Hiasan puput (putik bunga yang akan menjadi buah) dan buah rambai untuk tempat kembang bunga rampai
  • Dinding halat, yaitu sepasang dinding air guci dilipat sedemikian rupa dan digantung di depan geta
  • tali berwarna kuning yang biasanya digunakan untuk mengikat bunga serta mayang

Perlengkapan Pelengkap

  • paludahan besar sebanyak 2 buah, biasanya digunakan untuk meletakkan kembang sarai atau payung kembang
  • panginangan atau paludahan kecil
  • tempat air minum (teko berisi air putih dan 2 buah cangkir)
  • obon kuningan
  • talam babatis dengan tudung saji

Ornamen Hias Lainnya

  • pada geta peraduan yang kelambunya memakai tiang (ranjang), ada kalanya pada lawangan bagian depan yaitu tiang kiri dan kanan dilapis dengan kain yang lebih bagus daripada kain kelambu yang disulam dengan benang emas dan kulingkang dengan motif pucuk rabung dan kambang tanjung atau bintang bahambur. kain yang disulam ini dipasang menjulur ke depan yang dinamakan telapak gajah
  • karena kamar tidur pengantin selain indah, juga harus segar dan harum/wangi, maka dihias pula dengan rangkaian bunga segar/bunga hidup, seperti melati, mawar, sedap malam, mayang pinang, dan bunga lainnya yang khas tumbuh di daerah Banjar
  • waktu menghias geta kencana biasanya pada pagi hari dengan terlebih dahulu mengadakan selamatan dan menyediakan piduduk
  • yang dianggap tabu atau pamali untuk digunakan sebagai hiasan maupun ornamen adalah warna hitam dan payung (kecuali payung kambang)

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia !

3 Tanggapan to “Geta Kencana”

  1. peyek said

    wah jadi pengen pengantin banjar

    ayo kemari, bisa diatur kok🙂

  2. hamsi said

    yang nulis udah pernah ditataiakan balum?

  3. Irham said

    di Kandangan masih kah pangantin babiniannya diandak dibahu marinanya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: