Kerajaan Banjar Virtual

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia

Upacara Baayun Wayang dan Baayun Topeng

Posted by Anak Sultan pada April 24, 2007

Masyarakat Banjar di antaranya ada yang melaksanakan upacara berdasarkan adat yang bersifat khusus di lingkungan keluarga dan masyarakatnya. Salah satu upacara yang sering diadakan adalah upacara Baayun Wayang dan Baayun Topeng. Upacara ini biasanya dilakukan bersamaan dengan diadakannya Upacara Manyanggar Banua atau Babunga Tahun.

Bentuk ayunan dan peralatan lain yang digunakan hampir sama dengan ayunan pada upacara baayun mulud, perbedaannya hanya terdapat pada waktu pelaksanaan, tempat dan tujuan upacara. Upacara baayun wayang dilaksanakan dini hari menjelang Subuh sehabis pergelaran wayang sampir yang diadakan di panggung terbuka dalam rangkaian upacara manyanggar banua. Begitu pula dengan baayun topeng, hanya waktu pelaksanaannya saja dilakukan pada sore hari, yaitu setelah upacara memainkan topeng.

Pada upacara baayun wayang yang mengayun anak dalam buaian adalah seorang dalang sambil bamamang (membaca mantra) dengan wayang di tangan. Sedangkan pada upacara baayun topeng anak-anak juga diayun oleh seorang dalang membaca mantra dengan memegang topeng. Pada kedua upacara ini kedua orang tua hanya membawa anak ke tempat upacara kemudian memohon kepada dalang agar anaknya dapat diayun.

Upacara ini dilakukan untuk mengusir roh-roh jahat yang biasa menunggui anak-anak. Menurut kepercayaan pada waktu diadakan upacara manyanggar banua diundang semua mahluk halus yang menghuni jagad raya, sehingga kesempatan itu digunakan untuk meminta agar jangan mengganggu anak cucu. Sebagai pelengkap upacara disajikan berbagai jenis kue-kue tradisional.

Kada Ulun Biarakan Budaya Banjar Hilang di Dunia !

8 Tanggapan to “Upacara Baayun Wayang dan Baayun Topeng”

  1. Nur Alfa Rahmah said

    saya senang dengan adanya situs ini, jadi budaya banjar yang mulai pudar bisa kita lestarikan. tapi saya minta tolong, saya sedang mengerjakan paper, mengangkat budaya baayun anak di Banjar. kalau pian punya data atau informasi lengkap seputar nitu, tolong ulun diberitahu secepatnya. terima kasih!

    terima kasih, mari lestarikan sama-sama. kalau mau mencari info tentang baayun mulud bisa aja datangi langsung abah Sirajul Huda, kepala museum lambung mangkurat banjarbaru, bulan april tadi sidin hanyar meadaakan acara baayun mulud jadi masih hanyar datanya disana.

  2. dedy martaputra said

    ulun himung banar masih ada urang nang masih cinta lawan adat-istiadat suku banjar,ulun sangat appriciated dengan situs ini,tarusakn program ini,kalo bisa informasinya diperbanyak lagi dan lebih lengkap lagi,haram manyarah waja sampai kaputing.

  3. hanna natalie said

    kalau menurut saya informasi tentang sejarah perkawinan suku dayak masih kurang lengkap..
    jadi saya harap lebih di jelaskan secara spesifik..
    trima kasih!!

  4. menarik sekali penjelsan tentang upacara Baayun Maulud. tapi mungkin akan lebih menarik lagi, jika juga diinformasikan tentang proses pelaksanaannya, persiapan-persiapan yang harus dilakukan, dan apa makna dari simbol-simbol yang digunakan. dan akan lebih indah lagi jika ada gambarnya.

  5. Siti Marfuah said

    Budaya banjar memang tak dikenal banyak orang seperti budaya yang berada di pulau jawa…sian ae…

  6. Emma lups... said

    trims buat infonya, akhirnya tugas sekolh slsai berkat situs ini….hehe..^.^

  7. ratna said

    saya sangat mendukung dengan adanya blog seperti ini berarti kita sebagai orang banjar masih ingat dan tak melupakan adat istiadat serta peraturan yang sudah ada sejak dari nenek moyang kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: